Home Market Study
| Print |  E-mail

Studi & Prospek Industri
KELAPA SAWIT
di Indonesia beserta Direktori
US$300



Studi & Prospek Industri
GARMEN & TEKSTIL
di Indonesia beserta Direktori
US$700



Studi & Prospek Industri
PENAMBANGAN BATUBARA
di Indonesia beserta Direktori

US$600



Studi & Prospek Industri
FARMASI & KOSMETIK
di Indonesia beserta Direktori

US$500



Studi & Prospek Industri
OTOMOTIF & SUKU CADANG
di Indonesia beserta Direktori

US$400



Studi & Prospek Industri
KONSTRUKSI & REAL ESTATE
di Indonesia beserta Direktori

US$600


 
Studi & Prospek Industri
KERAMIK
di Indonesia beserta Direktori

US$400


 

Subject :  STUDI DAN  DIREKTORI MINYAK KELAPA

______      SAWIT DI INDONESIA DAN PROSPEKNYA

 

          INDONESIA masih terus memacu investasi di bidang perkebunan kelapa sawit, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, Indonesia akan menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia, menggeser Malaysia. Saat ini pembukaan perkebunan baru dan juga pembangunan pabrik pengolahan minyak sawit, masih terus berlangsung, terutama di Sumatera dan Kalimantan.

 

            Para investor melihat bahwa investasi di sektor ini cukup prospektive disamping tersedianya lahan, juga pasar minyak sawit dunia masih terbuka lebar. Apalagi minyak nabati jenis lain semakin mahal, akibat kenaikan biaya produksi, maka minyak sawit akan menjadi produk alternatif yang banyak dibutuhkan.

 

             DATA INDONESIA untuk sekian kalinya telah berhasil menyusun studi mengenai komoditi andalan Indonesia ini. Kali ini Studi Kelapa Sawit semakin diperluas, mencakup studi yang berkait dengan pasar dunia, dan Malaysia sebagai competitor utama untuk Indonesia :

 

              -     Kondisi perkebuan saat ini

              -     Supply CPO dan PKO

              -     Konsumsi CPO dan PKO di dalam negeri

              -     Kebijaksanaan pemerintah

              -     Proyeksi konsumsi dalam negeri

              -     Minat investasi

              -     Proyeksi areal dan produksi sampai tahun 2009

              -     Kemampuan ekspor Indonesia sampai 2009

              -     Perdagangan dunia (minyak sawit dan nabati lainnya)

              -     Prospek pasar dunia dan masing-masing negara pengimpor

 

             Disamping itu, studi ini dilengkapi dengan direktori lengkap tentang perusahaan perkebunan maupun pabrik CPO. Tercatat 800 perusahaan yang tercover dalam direktori ini.

 

            Studi yang yang dikemas dalam versi bahasa Indonesia dan Inggris serta dilengkapi dengan direktori setebal 800 halaman ini dapat diperoleh di DATA INDONESIA dengan harga US$ 300.-  dan dapat dipesan melalui bagian pemasaran kami yaitu melalui telepon (021) 23758611(direct) fax. (021) 84970144, e-mail  contact@dataindonesia.net, website : www.dataindonesia.com

 

              Demikianlah penawaran kami dan atas kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

 

Hormat kami,

DATAINDONESIA

 

 

Director

 

 

         DAFTAR ISI

BAB 1.  PENDAHULUAN

1.1.        Latar Belakang

1.2.        Tujuan Pembahasan

1.3.        Metodologi dan Sumber Data

BAB 2.   POLA PENGUSAHAAN PERKEBUNAN KELPA SAWIT

2.1.        Bentuk Perkebunan Secara Umum

2.2.        Karakteristik Usaha Perkebunan

              2.2.1.       Kondisi Fisik Perkebunan

              2.2.2.       Bentuk Hasil Produksi

              2.2.3.       Bentuk Investasi

2.3.        Peluang Perusahaan Swasta Dalam Perkebunan Kelapa Sawit

2.4.        Prosedur Memperoleh HGU

2.5.        Prosedur Penanaman Modal

2.6.        Prosedur PIR-TRANS

2.7.        PIR-KKPA

BAB 3.   AREAL PERKEBUNAN & KONDISI TANAMAN KELAPA SAWIT

3.1.        Luas Areal Perkebunan Kelapa Sawit

              3.1.1.       Berdasarkan Lokasi Perkebunan

              3.1.2.       Berdasarkan Kelompok Usaha

              3.1.3.       Luas Areal Menurut Kondisi Tanaman

              3.1.4.       Luas Areal Menurut Pola Pengusahaan

BAB 4.   PRODUKSI CPO DAN SUPPLY

4.1.        Produksi Lokal

              4.1.1.       Produsen dan Kapasitasnya

              4.1.2.       Perkembangan Produksi

4.2.        Ekspor   

              4.2.1.       Perkembangan Ekspor CPO dan PKO

              4.2.2.       Ekspor Menurut Negara Tujuan

4.3.        Impor     

              4.3.1.       Perkembangan Impor Minyak Sawit dan Minyak Inti Sawit

              4.3.2.       Impor Menurut Negara Asal

4.4.        Supply Minyak Sawit

BAB 5.   KONSUMSI CPO DALAM NEGERI

5.1.        Konsumsi Oleh Industri Minyak Goreng

              5.1.1.       Produsen Minyak Goreng dan Kapasitasnya

              5.1.2.       Perkembangan Produksi Minyak Goreng

              5.1.3.       Konsumsi oleh Industri Minyak Goreng

5.2.        Konsumsi Oleh Industri Margarine/Shortening

              5.2.1.       Produsen Margarine/Shortening dan Kapasitasnya

              5.2.2.       Perkembangan Produksi Margarine/Shortening

5.3.        Konsumsi Oleh Industri Sabun

              5.3.1.       Produsen Sabun dan Kapasitasnya

              5.3.2.       Perkembangan Produksi Sabun

              5.3.3.       Konsumsi CPO oleh Industri Sabun

5.4.        Konsumsi Oleh Industri Oleochemical

              5.4.1.       Produsen Oleochemical dan Kapasitasnya

              5.4.2.       Perkembangan Produksi Oleochemical

              5.4.3.       Konsumsi CPO oleh Industri Oleochemical

BAB 6.   KEBIJAKSANAAN PEMERINTAH

6.1.        Bidang Industri dan Investasi

6.2.        Bidang Perdagangan

              6.2.1.       Kebijaksaan Dalam Bidang Ekspor

              6.2.2.       Kebijaksaan Dalam Bidang Impor

BAB 7.   PROYEKSI KONSUMSI

7.1.        Proyeksi Konsumsi Oleh Industri Minyak Goreng

7.2.        Proyeksi Konsumsi Oleh Industri Margarine/Shortening

7.3.        Proyeksi Konsumsi Oleh Industri Sabun

7.4.        Proyeksi Konsumsi Oleh Industri Oleochemical

7.5.        Proyeksi Konsumsi Total CPO

BAB 8.   MINAT INVESTASI

8.1.        Minat Investasi

BAB 9.   PROYEKSI LUAS AREAL & PRODUKSI KELAPA SAWIT

9.1.        Proyeksi Luas Areal Produktif

9.2.        Proyeksi Produksi

BAB 10.                PELUANG PASAR CPO

BAB 11.                PERDAGANGAN CPO DUNIA

11.1.      Pengadaan Minyak Nabati Dunia

11.2.      Perkembangan Impor Dunia

              11.2.1. Minyak Sawit

              11.2.2. Minyak Inti Sawit

11.3.      Perkembangan Ekspor Dunia

              11.3.1. Minyak Sawit

              11.3.2. Minyak Inti Sawit

11.4.      Perkembangan Konsumsi Dunia

              11.4.1. Perkembangan Konsumsi Minyak Nabati dan Lemak Dunia

              11.4.2. Perkembangan Konsumsi Per Kapita Minyak Sawit dan Nabati

                                                Dunia

11.5.      Perkembangan Harga Internasional

              11.5.1. Perkembangan Harga 5 Macam Minyak Nabati  Utama

              11.5.2. Perkembangan Harga CPO, CIF Rotterdam

              11.5.3. Perkembangan Harga Sawit Sumatra di Luar Negeri

              11.5.4. Perkembangan Harga CPO di Pasar Dalam Negeri

11.6.      Perkembangan Harga Internasional

              11.6.1. General Agreement on Tariff and Trade (GATT)

              11.6.2. Tarif Bea Masuk Negara-Negara Importir

BAB 12.                PROSPEK PEMASARAN CPO

12.1.      Penawaran dan Permintaan Dunia

12.2.      Malaysia Sebagai Kompetitor Utama

12.3.      Market Share Minyak Sawit Indonesia di Negara Pengimpor

              12.3.1. Netherlands

              12.3.2. Jerman

              12.3.3. Italy

              12.3.4. Rusia

              12.3.5. India

              12.3.6. Perancis

              12.3.7. Inggris

              12.3.8. Amerika Serikat

              12.3.12. Jepang

              12.3.13. RR China

              12.3.14. Malaysia

              12.3.15. Turkey

              12.3.16. Australia

12.4.        Strategi Pemasaran Minyak Sawit Indonesia di Masa Mendatang